Minggu, 21 November 2010

Jalan & Jajan ke Kota Bogor (bagian ke-2)

                                               sambungan dari bagian 1

Seperti yang telah saya tulis sebelumnya, orang luar Bogor yang berkunjung dan berniat berwisata/berwisata kuliner di Bogor cukup mengetahui 4 kawasan utama yaitu kawasan Jalan Raya Pajajaran, Jalan Ir. H. Djuanda, Jl. Suryakencana, dan kawasan Sukasari. Mengapa saya bilang dari ke 4 kawasan utama ini bisa mengakses semuanya?

Sebagai contoh bila anda mau coba macharoni schottel/apple pie yang ada di kawasan Taman Kencana, akses utamanya tetap dari Jalan Pajajaran, tinggal masuk ke  arah dalam. Anda mau ke Kebun Raya Bogor, atau icip-icip kuliner di Gang Aut yang terkenal itu?Letaknya juga di akses dari jalan Suryakencana. Juga sepengetahuan saya tempat-tempat itulah yang paling banyak dikunjungi di kota Bogor ini, saya yakin anda jauh-jauh ke Bogor tidak untuk makan bakso walaupun bakso seusepan atau bakso boboho terkenal enak di Bogor karena letaknya bukan ditempat yang umum dikunjungi oleh orang luar Bogor. Nanti melalui tulisan ini, akan saya pandu anda untuk berwisata dan berwisata kuliner melalui akses 4 jalan utama ini.

Yuk, kita mulai jalan-jalannya.

JALAN RAYA PAJAJARAN
Jalan Raya Pajajaran boleh di bilang pusat utama bisnis dan perdagangan di kota Bogor. Ada 2 Mall Besar, dan 2 Supermarket di sepanjang Jalan ini, yaitu Ekalokasari Plaza diujung Timur, Botani Square Plaza di tengah-tengah, Hero Pajajaran, Hero Pangrango/Internusa, RS. PMI Bogor, RS. BMC, RS. Azra, juga ada beberapa sentral Factory Outlet yang berdekatan dengan Pangrango Plaza, dan tak ketinggalan juga banyak resto, café, dan kuliner khas Bogor di sepanjang jalan ini.

Jalan Pajajaran ini membentang cukup panjang, saat anda keluar Tol Jagorawi Bogor, bila anda belok ke kiri sampai ke arah Tajur atau belok kanan sampai memasuki daerah Warung Jambu masih tercakup oleh Jalan Raya Pajajaran.

Biar enaknya, saya akan mengajak anda untuk menyusuri Jalan Raya Pajajaran ini mulai dari ujung Timur sampai ujung Baratnya.

Tas Tajur

Pernah dengar Tas Tajur di Bogor?Ya, kawasan ini memang banyak dikunjungi wisatawan domestik terutama saat libur akhir pekan sehingga tidak jarang kawasan ini jadi macet. Bicara soal tas, memang di kota Bogor ini ada 2 tempat terkenal yang menjadi sentral penjualan tas yaitu Tas Tajur dan Tas SKI/Katulampa. Tas Tajur berlokasi di Jalan Raya Tajur yang merupakan terusan dari Jalan Raya Pajajaran di ujung Timur yang menuju daerah Ciawi. Sedangkan Tas SKI berlokasi di daerah Katulampa-Bantar Kemang (akan dijelaskan nanti).

Entah mulai kapan Bogor terkenal akan Tas Tajurnya, bahkan saat akhir pekan tidak jarang ada rombongan 1 bis yang sengaja khusus berwisata belanja tas!Menurut istri saya tas Tajur tidak murah-murah amat, yang bagus dan bekualitas juga harganya bisa 200-400 ribu tapi tetap lebih murah bila pembandingnya beli di Mall, kalau yang kualitas 50 ribuan sama saja dengan yang di Mangga Dua. Selain tas, sepatu juga di jual di sini karena di daerah tajur memang banyak home industrinya.

Menuju lokasi Tas Tajur tidak sulit, keluar Tol Jagorawi anda belok kiri, lurus terus tanpa belok kira-kira 2 km sampai ketemu Ekalokasari Plaza, setelah itu disamping kiri-kanan jalan utama mulai deh terlihat banyak toko tas berjajar sepanjang jalan.

Bila anda naik angkutan umum dari Terminal Baranangsiang anda tinggal naik angkot 01 jurusan Ciawi dengan tarif Rp 2000 pasti lewat ke Tajur. Atau bila dari Stasiun Kereta anda harus 2X naik angkot, pertama dari depan Stasiun Naik 02 Jurusan Sukasari-tarif Rp 2000, sesampainya di Sukasari anda lanjutkan naik angkot yang berwarna biru, semua angkot berwarna biru (jurusan Cicurug, Cisarua, dan Cibeduk) pasti akan melewati Tajur, ongkosnya juga Rp 2000. Anda tinggal pilih mau mampir di Toko Stasiun Tas, Terminal Tas, Tajur Fashion atau apalah banyak pokoknya toko tas di situ. Harganya kalau tokonya besar seperti Stasiun Tas atau Tajur Fashion itu fixed priced, tapi di toko-toko kecil bila anda tahu harga pasaran tinggal pinter-pinter nawar saja.

O ya, di depan Toko Tas itu biasanya ada tukang bakso yang gerobaknya tidak pakai atap mangkal, namanya bakso bening sapi, sebab penyajiannya ya bening paling cuma pake kecap doang, atau sambel cabe kalo mau pedes tidak ada saosnya. Kalo kepepet laper abis belanja boleh juga tuh baksonya. Saya udah nyobain semuanya lumayan enak, mungkin dari 1 supplier kali ya. Harganya permangkok sekitar 8 ribuan. Atau kalo mau asinan jangan ragu untuk beli yang  ada di dalam Food Courtnya Tajur Fashion, memang bukan asinan yang terkenal tapi kan tetap asinan Bogor juga, oke juga rasanya tapi harus makan di tempat kalau dibungkus agak hilang segernya.

Ekalokasari Plaza dan Ruko V-Point
Berdampingan dengan kawasan Tas Tajur terdapat salah satu Mall terbesar di Bogor namanya Ekalokasari Plaza biasa disebut ‘Ekalos’, dengan tenant utamanya Matahari Grup. Biasalah seperti Mall ditempat lain, ada butik, salon, gramedia, gerai KFC, J-Co, Bread Talk, Steak 21, Hokben, dll. Ada bioskop 21-nya juga walau cuma 3 studio saja. Yang paling ++ di Mall ini menurut saya adalah areal Foodcourtnya yang terletak di Lt. 3, makanannya sih biasa seperti di Mall lainnya tapi di sini ada fasilitas wi-fi plus colokan listrik! Stop kontak listrik bertebaran dimana-mana di bawah meja. Jarang ada loh yang gratis wifi sama gratis listrik segala! Anda mau nyolokin laptop seharian juga ga ada yang larang pada cuek kok disini kan rame, jadi kalo bawa laptop kesini and mau makan pastikan di sekitar bawah meja anda ada colokan listriknya. Asiiik, ngenet serba gratis euy! Favorit saya di situ Sop/Soto Dulang Betawi. Juga gerai KFC disini ada fasilitas playgroundnya kalo bawa anak cocok deh main di Taman Bermain gratis dengan cukup pesan paket hemat KFC.

Ruko V Point
Kalau ruko V Point itu kawasan ruko yang bersebelahan  dengan Ekalokasari Plaza. Di situ   ada 3 jajanan khas Bogor yaitu Roti Unyil Venus, Asinan Gedung Dalam, dan Ngo-Hiang Gang Aut.

Roti unyil itu roti dengan bentuk mini banget, di jamin ga akan kenyang walau makan 5, tapi topping/isinya asli banget, kalo daging ya dagingnya kerasa, kalo keju juga betul-betul keju, makanya biar kecil harganya mahal. Walaupun di Bogor banyak yang jual roti unyil dengan berbagai merk tapi yang khas dan terkenal di Bogor hanya di jual di tempat ini (dulu ada 2, yang satu di Sukasari tapi sudah di tutup). Rukonya paling depan dengan baliho segede gaban pasti keliatan deh, harga terakhir Rp 1150/potong untuk segala rasa. Saat ini Roti Unyil Venus belum mencantumkan label HALAL di produknya baru jaminan lisan dari yang jualnya saja. Terserah kepada anda menyikapi hal ini, sebab banyak topping/isi dari roti unyil yang memakai daging, keju dan susu.

Tepat disebelah Roti Unyil Venus ada yang jual Ngo Hiang Gang Aut. Mungkin kalau roti unyil dan asinan Bogor sudah banyak yang tau, bagaimana dengan Ngohiang?Ngohiang tu penampakannya seperti kekian (yang doyan dimsum pasti tau) kalo ga tau kekian kaya somay deh tapi somay yang mahal itu loh, dengan isi babi cincang disajikan dengan kentang goreng dan tahu goreng lalu disiram dengan kuah ngohiangnya yang seperti sambel kacang somay tapi kental, temen makannya acar sama cabe rawit giling. Untuk yang muslim saya sih tidak rekomendasi makan ngohiang ini sebab aslinya ngohiang itu babi cincang, walau sekarang ada yang isi ayam tapi pembuatan, penggorengan dan penyajian antara ngohiang isi ayam dan isi babi, tidak jelas ah. Harganya 15-20 ribu/porsi.

Asinan Gedung Dalam adalah asinan yang kata orang mah khasnya  asinan Bogor. Seingat saya juga asinan ini sudah ada sejak saya sekolah tahun 90-an dulu. Di Ruko V-Point penjual asianan ini letak rukonya nomer 4 di belakang ruko Roti Unyil, harga terakhir untuk asinan buah Rp 14.000/bungkus, sedangkan asinan sayur dan asinan campur (buah+sayur) Rp 16.000/bungkus.

Disampingnya kawasan ruko V point juga ada kawasan tempat makanan loh, dengan targetnya para karyawan Ruko atau karyawan Mall. Menunya tiap warung hampir sama yaitu ayam bakar, ayam goreng, dan soto. Yang ngebedain rasa sambelnya saja, kalo hasil survey saya yang sambelnya paling oke yang penjualnya paling depan samping tukang gado-gado.  Harganya cukup murah untuk paket nasi ayam goreng/bakar lengkap dengan lalap, sambal, dan goreng tempe/tahu hanya Rp 7.000-an saja+es jeruk paling habis Rp 10.000, jadi kalo kantong lagi cekak boleh deh buat alternatif.

Tas SKI
Masih tentang Tas, ada satu lagi tempat yang ngetop sebagai tempat belanja Tas. Namanya Tas Katulampa (SKI). Tempat ini menawarkan konsep one stop shopping. Jadi selain anda bisa berbelanja tas, anda bisa belanja sepatu, baju bahkan berwisata dan jajan makanan khas Bogor dalam satu tempat. Lokasinya agak masuk dari jalan utama. Keluar Tol Jagorawi anda belok kiri, lurus terus kira-kira 1,5 km sampai nemu Gedung Bale Binarum. Anda belok kiri, nah anda saat ini sudah ada di daerah yang namanya Bantar Kemang, anda ikuti terus jalan Bantar Kemang itu sampai mentok diujungnya nanti ada pertigaan ambil yang ke kanan. Dari pertigaan kira-kira 100 meter sudah terlihat logo SKI yang bisa terlihat dari jalan.

Atau kalau anda naik angkot dari Terminal Baranangsiang anda naik angkot 01 jurusan Ciawi dengan tarif Rp 2000 turun depan Gedung Bale Binarum, dilanjutkan naik angkot nomer 10/13 yang ke arah Bantar Kemang, tinggal bilang supir mau ke SKI. Bila naik angkotnya dari Stasiun Kereta Bogor, anda harus 2X naik angkot juga, pertama dari depan Stasiun naik 02 tujuan Sukasari-tarif Rp 2000, dari Sukasari nyambung naik nomer 10 jurusan Bantar Kemang-tarif Rp 2000, tinggal bilang ke supirnya mau ke SKI.

Sebenarnya ke Tas SKI juga bisa di akses dari areal Tas Tajur, di samping ruko yang fotonya ada di atas (foto Tas Tajur) ada plang penunjuk jalan masuk ke areal SKI, tapi tidak ada angkutan umum, ojek pun jarang, jadi kalau anda mau ke SKI dari Tas Tajur harus berjalan kaki sekitar 1 KM. Jadi mendingan lewat Bantar Kemang saja.
Tempat Tas SKI ini wilayah pribadi yang dikomersilkan luasnya sekitar 4 hektar yang ditata rapi, didalamnya terdapat banyak tempat arena bermain seperti sepeda air,  balon air, flying fox, air soft gun, trek ATV, bahkan ada tempat outbond segala. Juga terdapat kebun binatang mini yang isinya rusa tutul khas Bogor, monyet, dan berbagai jenis ikan, kura-kura, dll. Ada ikan raksasa dari Amazon itu juga loh, tapi tidak kelihatan soalnya airnya tidak bening, selain itu ada juga kolam ikan koi tempat santai sambil ngasih makan ikan.

Kalau anda memakai kendaraan pribadi, mobil hanya dikenakan tarif parkir saat masuk sebesar Rp 10.000 sebebasnya, sedangkan motor Rp 3000. Kalau anda naik angkot, turun dari angkot tinggal masuk kedalam gerbangnya saja gratisss! Biasanya saat para ibu puas-puasin belanja, anak-anak main sama bapaknya, disini banyak mainan anak-anak jadi dijamin anak anda tidak akan merasa bosan.  Kalo cape habis belanja anda tinggal pilih mau minum atau makan ada es cingcau ijo khas Bogor, ada Toge Goreng, Asinan, Batagor dan sebagainya. Tempatnya bersih dan harganya masuk akal tidak seperti tempat wisata.

Resto sepanjang Jalan Raya Pajajaran
Dari paling kiri tadi sudah ada Tas Tajur, Ekalos, sekarang kita menyusuri Jalan Raya Pajajaran ini sampai ke depan Terminal Bogor. Ada apa ya? Ternyata di sini banyak banget tempat makan, resto dari kelas biasa, sedang, sampai mahal. Saya anggap anda ke Bogor tidak untuk makan di resto-nya saja ya, jadi saya hanya menyajikan informasi sekedarnya saja.

Dimulai dari depan Gedung Bale Binarum tadi (tempat masuk menuju Tas Katulampa) sudah mulai berjejer tempat-tempat makan. Disitu ada Martabak Air Mancur dan Resto Sentul Steamboat, sebelahnya lagi ada tempat yang jual Soto Banjar satu-satunya di Bogor namanya Waroeng Bumi Khatulistiwa, sebelahnya lagi ada Mie Yogya Pak Karso yang selalu ramai tempatnya, lalu sebelahnya ada tempat yang unik karena jual Ikan Hiu Bakar! Lanjut lagi kesebelahnya ada Sop/Sate Kambing Pak Kumis yang pasang iklan Buka 24 Jam, tempat ini favorit saya, sebab saya memang paling suka sop dan sate kambing. Jalan lagi ke sebelahnya ada ruko yang ada Resto Manadonya namanya Pondok Bunaken. Sebelahnya lagi ada tempat yang baru buka namanya Terasutra dengan konsep open air resto, sebelahnya ada resto sunda yang rekomended juga yaitu Resto Sari Wangi.  Sebenarnya menunya seperti resto masakan sunda lainnya tapi dengan view pemandangan kota Bogor yang menghadap Gunung Salak. Lanjut ke sebelahnya lagi (cape deeh) ada tempat makan khusus Seafood namanya Resto Taman Laut, berhubung saya tidak suka ikan saya baru coba cumi-cumi bakarnya saja, cumi-cuminya sesuai motonya (jumbo seafood) ukurannya cukup besar. Sebelahnya lagi ada Ruko yang ada Restoran Vegetariannya dan nasi liwet bakar. Nah kalau anda mau makan di areal jalan pajajaran ini, itulah semua tinggal pilih.

O ya hampir lupa, yang tadi di atas adalah resto tempat makan bila kita dari arah Tajur ke arah Terminal, sekarang dibalik dari Terminal ke arah Tajur yuk kita lihat.

Setelah keluar Tol Jagorawi belok kiri ke arah Tajur di sini berjajar franchise Pizza Hut, Hoka Bento, ADA Swalayan, Toko buku Gramedia,  Mc D dan Giant Supermarket. Dari samping kiri Giant Supermarket masuk ke dalam namanya Jalan Pakuan yang banyak juga  terdapat tempat makanan yang enak juga, disini ada Bakwan Malang samping SMU 3, juga resto masakan Sunda yang saya suka yaitu Resto de’leuit yang terletak persis dibelakang Giant Supermarket, ada Café Mangiare favorit saya di sana sop buntut bakarnya. Kalau anda pernah denger Pantasteik ya di jalan Pakuan juga tempatnya.

Di samping Jalan Pakuan ini yaitu Jalan Binamarga sebenarnya banyak resto yang jadi tempat wisata kuliner seperti Resto Puncak Gunung Salak yang katanya Tom Yam dan Dimsumnya mantap, juga ada Resto Saung Kabayan, Resto Seafood Jala-Jala, Pizza Meteran, dll.
Kalau resto di jalan utama adalah Resto Kintamani, Resto Ayam Goreng Ardhita, dan Resto Gili-gili. Semua resto ini bangunannya megah, malah Resto Ayam Goreng Ardhita bangunannya seperti museum saja, memang iklannya makan di tempat mewah dengan ekonomis tapi jangan salah walau harganya masuk akal tapi porsinya itu loh, ruar biasa kecil jadinya tetep aja deh mahal. Tapi itu semua terserah anda yang pasti masakan dan makannya dijamin enak semua.

Yang unik di kawasan Pajajaran ini mulai dari jam 17.00- tengah malam berubah jadi kawasan Café Tenda mulai dari sebelah kiri Giant Supermarket sampai ke arah Bale Binarum. Aneka penjual makanan komplit di sini dan menjadi tempat favorit wisata kuliner  dan tempat nongkrong malam hari di kota Bogor. Ada tempat favorit saya di situ yaitu Nasi Goreng Pete Guan Tjo dan Sate Sapi Pak Oo.

Kalau tadi di atas semua adalah Jalan Raya Pajajaran di sebelah kiri exit tol Jagorawi, sekarang kita ke arah kanan dari lampu merah exit tol Jagorawi. Cekidot Bro!

Kawasan Mall Botani Square
Mall Botani Square berlokasi di depan Tugu Kujang, sebelah kanan Terminal Bogor. Sebenarnya di samping kanan Terminal Bogor kawasan yang ramai juga, disini ada Ngesti Supermarket, yang merupakan swalayan jadul di kota Bogor yang tetap exist sampai sekarang, yang menurut saya harga Consumer goods-nya malah lebih murah dari Supermarket besar. Pas di depan Ngesti ini ada penjual Pempek enak langganan saya sejak lama. Disamping Ngesti ada Restoran Padang Simpang Raya, Holland Bakery, lalu di paling ujung ada KFC yang sekarang bangunannya sudah di perbesar jadi 2 tingkat plus wifi.

Sebelum pintu masuk Mall Botani Square banyak tempat jajan  juga yang menurut saya pada cukup enak, di sini ada Bakso Gajah Mungkur (oke), Soto Bogor (oke), ada juga cincau hijau (oke). Harganya murah sekitar Rp 10.000-Rp 15.000 sudah bisa makan enak dan kenyang.

Tenant utama Mall Botani Square ini Giant Hypermarket, ada outlet Starbuck Coffe, butik-butik ternama, Electronic City, Gramedia, HP & Gadget Store, IPB International Conference Hall, dan franchise tempat makan yang ngetop semua ada disini. Sekarang malah ada hotelnya segala yaitu Hotel Santika. Gramedianya paling lengkap di Bogor, juga ada XXI Theatre dengan 5 studio. Didepan XXI ada resto Ozon, bangunannya 2 tingkat sendiri, agak mahal, makanannya standar resto tapi cocok buat pacaran abis sepi banget :D, saya ke tempat ini waktu nonton bareng final piala Dunia, sebelah Ozon Pantasteik juga buka gerai di sini. Sayangnya dengan tempat sebesar ini areal foodcourtnya  yang ada di Lt. 3 kurang nyaman, tempatnya sempit. Menurut saya lebih oke food courtnya Ekalos.

Di depan Mall Botani Square ini adalah terminal khusus Bis Damri yang ke bandara Soetta, juga Damri ke Lampung. Di samping itu bis-bis wisata yang ke KRB juga biasanya sering parkir disini juga.

Tugu Kujang
Berlokasi di depan Mall Botani Square. Periode tahun 90-an sampai menjelang tahun 2000, Tugu Kujang adalah tempat favorit untuk istirahat orang-orang yang lari pagi mengitari Kebun Raya Bogor (KRB). Memang KRB bisa dikelilingi mulai dari Tugu Kujang dan berakhir di Tugu Kujang juga (sekitar 5 km).

Saat itu pagi hari Bogor masih berkabut dan belum seramai saat ini  jadi lari pagi dari jam 05.30-07.00 adalah kegiatan refreshing gratis sambil cuci mata dan menyehatkan pula. Setelah lelah lari pagi biasanya pada beristirahat sambil makan bubur ayam atau doclang di bawah Tugu Kujang. Kalau sekarang ini bila ingin lari pagi harus extra waspada, meleng sedikit bisa-bisa diserempet mobil/motor deh, dan boro-boro bisa nongkrong di Tugu Kujang, subuh-subuh saja sudah banyak kendaraan lewat.

Sementara saya potong dulu di sini khawatir loadnya berat, soalnya banyak fotonya, nanti akan bersambung lagi ke bagian 3.

bersambung ke bagian ke-3...



 

5 komentar:

  1. Terima kasih bro , atas informasinya, mohon tambahan lagi untuk jalan jalan ke fishing valey versi orang biasa

    BalasHapus
  2. Jadi referensi nih. mantap paling lengkap...

    BalasHapus
  3. Wah,,infonya sangat membantu. Kebetulan rencana perdana ke tajur hehee. Ditunggu info wisata yg lain ya.

    BalasHapus
  4. Kalo dari cicurug sukabumi ke ekalokasari naek angkot bisa kah? Atau naik kendaraan apa? Terus ongkos nya berapa?

    BalasHapus
  5. Kalo dari cicurug sukabumi ke ekalokasari naek angkot bisa ga? Terus berapa tarif nya

    BalasHapus